10.02.08 PERNYATAAN SIKAP KAMPAK FC terhadap PERGELARAN LDI 07/08 TAMPA PENONTON
PERNYATAAN SIKAP Kesatuan Anak Medan Pecinta
Ayam Kinantan Terhadap Keputusan PSSI/BLI
Mengenai Partai Final LDI 2007/2008
Dengan hormat,
Menanggapi keputusan BLI/PSSI perihal
penyelenggaraan Partai Final LDI 2007/2008
tanpa penonton, maka kami, Kesatuan Anak
Medan Pecinta Ayam Kinantan (KAMPAK FC) dan
simpatisan supporter PSMS MEDAN menyatakan:
1. Berpendapat bahwa keputusan tersebut sama
sekali tidak memenuhi unsur keadilan,
menciderai sportivitas serta terkesan
prematur. Meminta BLI/PSSI untuk lebih bijak
dalam menyikapi problem yang terjadi
sekarang, karena dengan keputusan tersebut,
PSMS dan Sriwijaya FC yang sama sekali tidak
bersalah secara prosedural, diposisikan
sebagai 2 tim terhukum yang harus menanggung
beban yang tidak semestinya ditimpakan.
Dalam hal ini kami sudah mengirimkan duta
dari Medan dengan biaya yang cukup besar.
2. Bahwasanya apabila dari awal memang
keputusan BLI/PSSI harus tampa penonton,
mengapa pertandingan harus dipindahkan dari
stadion Gelora Bung Karno, Jakarta ke
stadion Si Jalak Harupat Soreang, dimana
dalam gelaran partai sebesar ini, kami
mengharapkan prestige and gengsi dari
stadion Gelora Bung Karno bukan stadion yang
lebih kecil.
3. Bahwasanya kami mengecam PSSI/BLI yang
menganak-tirikan tim-tim dari Sumatera dan
menggangap lepas tangan untuk menggelar
Partai sebesar Final LDI 2007/2008, dengan
melihat ke belakang apabila tim-tim yang
lolos tim-tim dari pulau Jawa, PSSI/BLI
mempersiapkan partai final dengan penuh
gengsi dan dengan penonton.
4. Menolak dan sangat menyesalkan keputusan
penyelenggaraan Final LDI 2007/2008 tanpa
penonton, karena berdampak negatif terhadap
kondisi mental dan psikologis pemain, serta
berpengaruh pada kondusifitas tim yang akan
berlaga.
5. Meminta BLI/PSSI untuk bertanggungjawab
atas keputusan ini, penyelenggaraan Final
LDI 2007/2008 akan memperburuk iklim
sepakbola tanah air, mempertegas
inkonsistensi dan mencerminkan tidak
profesionalnya PSSI/BLI dalam menggelar
event sepakbola berskala nasional.
6. Kami tidak menjamin efek negative apa
yang dapat dihasilkan dari keputusan
kontroversial ini. Adalah tanggung jawab
PSSI untuk menyediakan layar lebar untuk
supporter yang datang ke stadion Si Jalak
Harupat karena yang membuat keputusan adalah
PSSI/BLI. Inilah partai Final pertama dalam
sejarah sepakbola dunia yang diadakan tampa
penonton.
7. Atas keputusan-keputusan PSSI/BLI ini
wajar kami menilai bahwa pertandingan ini
telah dipolitisir dengan maksud- maksud
tertentu. Untuk itu kami menuntut
pertandingan digelar dengan penonton dan
dipimpin oleh wasit yang fair.
Demikian Pernyataan/ Statement resmi
Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan (
KAMPAK FC ), Semoga menjadi pertimbangan
untuk BLI/PSSI agar lebih bijak dan
proporsional dalam memandang sebuah masalah
sekaligus mengeluarkan respon atas
pernyataan resmi kami ini.
Terimakasih.
Herna Pardede LLB
Presiden Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam
Kinantan fans club (KAMPAK
FC)
Tembusan:
Tuhan Yang Maha Esa
Presiden Republik Indonesia
Presiden FIFA
Presiden AFC
Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik
Indonesia
Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
Direktur Badan Liga Indonesia
KAPOLRI
Panglima TNI Republik Indonesia
Ketua DPR
Ketua MPR
Komite Olahraga Nasional Indonesia
Direktur Utama PT Djarum Super. Tbk selaku
sponsor utama
Direktur Utama Antv. Tbk selaku sponsor
utama
PSMS MEDAN dan SRIWIJAYA FC
Supporter Sepakbola Indonesia
SELURUH MEDIA INDONESIA